Xu Qingfan adalah anjing sayur!
Daging penyu yang dimasak bersama ayam kampung kuahnya berwarna kuning keemasan, dengan beberapa butir buah goji yang mengapung di atas minyak sup. Tampilannya sangat menggugah selera dengan aroma dan rasa yang lezat.
"Kakak Qingfan, ini apa?" Lin Ning mengangkat sebuah bola berwarna kuning sebesar buah leci di dalam mangkuknya menggunakan sumpit dan bertanya.
"Ini telur penyu, Sayang, berikan pada Ayah kalau kamu tidak mau!" Hanya ada tiga butir telur penyu semuanya, dan Lin Qiaoshan sudah lama mencarinya saat menyendok sup, ternyata malah diambil oleh putrinya sendiri.
"Eh? Bukankah itu berarti telur kura-kura? Ayah tidak boleh makan, Ningning mau buang!" Lin Ning berpura-pura ingin membuangnya.
"Jangan dibuang! Jangan dibuang!" Xu Aiguo, Xia Guofu, dan Lin Qiaoshan buru-buru maju dengan mangkuk mereka masing-masing untuk menadah.
Terlihat jelas bahwa benda ini sepertinya sangat berkhasiat untuk memulihkan stamina, lihat saja betapa paniknya ketiga pria paruh baya itu!
Obat tradisional dan makanan penambah energi mungkin sering kamu abaikan, tetapi jika menyangkut khasiat penambah vitalitas, kamu pasti akan langsung memburunya.
Modal kesehatan harus dimulai sejak dini, Xu Qingfan bangkit dan membuka mulutnya, lalu langsung melahap telur penyu yang dijepit oleh Lin Ning dengan sumpitnya.
"Ah! Kakak Qingfan, cepat muntahkan, nanti kamu bisa berubah jadi kura-kura kalau memakannya!" Lin Ning teringat pada film Spirited Away yang pernah ditontonnya, di mana ayah dan ibu sang tokoh utama berubah menjadi babi setelah memakan kaki babi, seketika ia menjadi sangat panik.
"Kamu anak kecil tahu apa, makan benda seperti ini malah dibuang-buang, mubazir, mubazir!" Xu Aiguo dan yang lainnya menatapnya dengan ekspresi kecewa.
Xu Qingfan mengunyahnya dalam beberapa kali gigitan. Dia tadinya mengira benda apa yang bisa menambah vitalitas, ternyata tidak lebih dari sekadar kuning telur, benar-benar berlebihan!
Xia Xiaoxiaomencibir, [Animasi saja dianggap serius, kenapa dia tidak bisa bersikap lebih dewasa sepertinya?]
Lin Ning dengan cepat membuktikan melalui tindakannya sendiri bahwa dia tidak bisa: "Kunci yang menyimpan kekuatan kegelapan, tunjukkan kekuatan sebutuhnya di hadapanku! Atas janji yang telah dibuat, Ning memerintahkanmu, batalkan segelnya!"
"Fuh-fuh~ Nah, Kakak Qingfan sekarang tidak akan berubah jadi kura-kura lagi, Ningning sudah membantu Kakak membatalkan kutukannya!"
"Hahaha~" Orang-orang dewasa tertawa terbahak-bahak melihat pertunjukan kekanak-kanakan Lin Ning.
"Sudah, sudah, terima kasih Ningning, cepat makan." Xu Qingfan tersenyum sambil menariknya kembali ke tempat duduk.
Entah karena sup penyu yang terlalu berkhasiat atau efek telur penyu yang kuat, tidak lama setelah makan, Xu Qingfan langsung merasakan seluruh tubuhnya menghangat. Padahal ia hanya mengenakan sweater rajutan tangan buatan Yao Jinping, tetapi ia tetap merasa agak kepanasan.
Makanan yang dipesan tidak banyak dihabiskan, tetapi satu mangkuk besar sup ayam kampung dan penyu itu ludes tak tersisa bahkan hingga rempah-rempahnya. Raut wajah para orang dewasa tampak sedikit bersemangat, sepertinya malam ini akan ada pertempuran sengit yang harus dihadapi.
Saat perjalanan pulang, Yao Jinping kembali menjinjing dua kantung besar sisa makanan. Tanpa perlu ditanya, kehidupan menyedihkan Xu Qingfan sebagai pemakan sisa makanan akan terus berlanjut.
Trio pemancing tidak percaya takhyul itu, setelah mengantar Xu Qingfan dan yang lainnya kembali ke Kompleks Lianhua, mereka malah membuat janji untuk pergi memancing bersama lagi.
Kelompok para ibu melanjutkan sesi mahjong pagi mereka, dan ketiga anak kecil itu tiba-tiba menganggur tanpa ada kegiatan.
Xu Qingfan mengeluarkan konsol game Xiaobawang dan merakitnya: "Permainan apa yang ingin kalian mainkan?"
"Chip 'n Dale Rescue Rangers!" kata Xia Xiaoxiao.
[Permainan ini sudah pernah aku tamatkan tanpa kehilangan satu nyawa pun, akan kuperlihatkan betapa hebatnya aku!]
"Permainan apa ini, apakah seru seperti Snow Bros?" Lin Ning tidak banyak tahu tentang permainan konsol tunggal, jadi dia bertanya dengan bingung.
Xu Qingfan langsung memilih permainan tersebut, dan setelah mengeklik mode dua pemain, layar televisi dengan cepat memuat antarmuka permainan.
"Wah, aku mau main, aku mau main!" Lin Ning langsung terpikat oleh dua ekor tupai yang sangat lucu di layar.
Xu Qingfan menyerahkan pengendali permainan kepadanya, dan Xia Xiaoxiao juga mengambil pengendali yang satu lagi.
Lalu Xu Qingfan melihat Xia Xiaoxiao mengendalikan tupai bertopi di layar, dan mengangkat tupai tanpa topi milik Lin Ning.
"Tupai yang mana punya Ningning, ya? Kenapa semuanya bergerak, padahal aku sama sekali tidak bergerak!" Lin Ning memandangi pengendali di tangannya lalu beralih ke layar, terakhir dia menatap Xu Qingfan dengan bingung.
"Xiaoxiao mengangkat tupalamu. Kamu tekan tombol lompat, nanti bisa turun." Xu Qingfan menjelaskan sambil tersenyum.
Xia Xiaoxiao bergerak lebih cepat. Sebelum Lin Ning sempat melompat, dia langsung melemparkan karakter itu, menghantam musuh berlapis baja secara telak.
"Ah! Bukan aku!" Melihat satu nyawa berbentuk hati di sudut kiri atas berkurang, Lin Ning mengerucutkan bibirnya dengan ekspresi sedih.
"Main yang benar, jangan buli Ningning!" Xu Qingfan merasa geli sekaligus gemas, lalu menepuk kepala Xia Xiaoxiao pelan.
"Wleek~" Xia Xiaoxiao tetap bertindak sesuka hati, mengangkat sebuah kotak kayu lalu melemparkannya. Sambil membuat Lin Ning pusing, dia juga sekaligus menghabisi monster yang masih hidup.
Lalu Xia Xiaoxiao menyadari bahwa tampaknya menjadi pemain yang jago bukanlah hal yang selalu menyenangkan.
"Kakak Qingfan, ajari aku main!" Lin Ning menyerahkan pengendalinya kepadanya.
"Baiklah, aku ajari. Ini untuk mengambil barang, lalu tekan sekali lagi untuk melemparnya, kalau yang ini..."
Melihat Xu Qingfan merangkul Lin Ning dari belakang dan membimbing tangan anak itu untuk bermain bersama, Xia Xiaoxiao tiba-tiba merasa cemburu tanpa alasan!
"Aduh! Kena setrum lagi, Kakak Qingfan, mainkan untukku!"
"Berhasil melewati level!"
"......"
Tanpa sadar, tangan Xia Xiaoxiao yang menggenggam pengendali semakin mengerat. Ketika pasangan menyebalkan itu akhirnya kehilangan nyawa terakhir mereka, Xia Xiaoxiao dengan tegas memilih untuk keluar dari permainan.
"Permainan ini tidak seru, ganti yang lain!" kata Xia Xiaoxiao.
Xu Qingfan mengira Xia Xiaoxiao sudah bosan bermain Rescue Rangers dan ingin beralih ke permainan lain, "Lalu mau main apa?"
"Mainkan yang belum pernah kita mainkan sebelumnya!" Xia Xiaoxiao sudah bertekad, dia juga ingin si bodoh kecil itu membimbingnya secara langsung!
"Contra?" tanya Xu Qingfan.
"Jangan, jelek sekali!"
"Sudah pernah main!"
"Teenage Mutant Ninja Turtles?"
"Jangan!"
Setelah memilih selama lebih dari sepuluh menit, entah permainan itu sudah pernah dimainkan oleh Xia Xiaoxiao atau karakter-karakternya dianggap jelek oleh Lin Ning, tidak ada satupun permainan dua pemain yang berhasil memuaskan kedua "nona kecil" tersebut.
Pada akhirnya, mereka terpaksa mencari dari daftar permainan satu pemain: "Bagaimana dengan ini?" tanya Xu Qingfan setelah memuat permainan Kirby's Adventure dan menunjukkannya kepada mereka berdua.
"Wah, lucu sekali! Kakak Qingfan, pilih yang warna merah muda!" Lin Ning langsung terpikat oleh keempat karakter Kirby yang menggemaskan di layar.
Setelah memilih permainan, Xu Qingfan menyerahkan pengendali kepada Xia Xiaoxiao: "Kamu ajari Ningning bermain ya, aku mau kembali ke kamar untuk main komputer sebentar."
Xia Xiaoxiao: "???"
"Teman Xiaoxiao, cepat gerakkan karakternya, monsternya mau datang!"
[Xu Qingfan benar-benar penjahat yang menyebalkan!!!]
Xia Xiaoxiao melampiaskan rasa kesalnya menjadi kekuatan, potensi tersembunyinya benar-benar meledak, dan dia berhasil menamatkan permainan itu hanya dengan satu nyawa tersisa, sementara Lin Ning bertepuk tangan dengan riuh di sampingnya.
"Teman Xiaoxiao hebat sekali! Jauh lebih hebat daripada Kakak Qingfan, dia mengajakku main Snow Bros tapi tidak pernah berhasil melewati level kedua!" puji Lin Ning sambil bertepuk tangan.
"Tentu saja!" Xia Xiaoxiao mendongakkan dagunya dengan bangga.
Keduanya kemudian beralih dari Kirby's Adventure ke Snow Bros. Ketika bos terakhir berhasil dikalahkan dan melihat ada seorang putri di samping kedua manusia salju di layar, Lin Ning akhirnya tersenyum puas.
"Akhirnya berhasil menyelamatkan sang putri, Nona Xiaoxiao benar-benar hebat!" Lin Ning mengangkat kedua jempolnya, dan panggilan untuk Xia Xiaoxiao entah sejak kapan berubah dari teman Xiaoxiao menjadi Nona Xiaoxiao.
"Xu Qingfan itu memang pemain payah, kalau kamu main game dengannya, dijamin tidak akan pernah tamat!" Di tengah puji-pujian yang memanggilnya Nona Xiaoxiao, Xia Xiaoxiao benar-benar tenggelam dalam kebanggaan diri.
[Sebenarnya, sepertinya, Lin Ning tidak menyebalkan-menyebalkan amat... Si penjahat Xu Qingfan lah yang paling menyebalkan!]
"Apa itu pemain payah?"
"Artinya tidak jago kalau main game."
"Betul! Kakak Qingfan itu pemain payah!!"
Kedua anak kecil itu saling berpandangan dan tersenyum bersama.